Iran Tutup Ruang Udara Teheran saat Prosesi Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei



Peti jenazah almarhum Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei diperlihatkan kepada khalayak oleh pihak keluarga dalam upacara perpisahan menjelang pemakamannya di Masjid Agung Mosallah di Teheran, Iran, pada 4 Juli 2026.


REPUBLIKA.CO.ID, TEHERAN — Iran Nanti akan menutup sepenuhnya ruang udara Teheran pada Senin sebagai bagian dari pengaturan prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei, demikian dilaporkan kantor berita ISNA. Penerbangan di seluruh wilayah Iran tetap beroperasi tanpa pembatasan pada Minggu.

Bertolak belakang dengan, ruang udara Teheran Nanti akan ditutup sepenuhnya pada Senin saat berlangsungnya prosesi utama pemakaman.

Mengikuti jadwal yang diumumkan Organisasi Penerbangan Sipil Iran, seluruh penerbangan reguler di Bandara Internasional Mehrabad dan Bandara Internasional Imam Khomeini di Teheran Nanti akan dihentikan sementara pada Senin (6/7/2026) seiring penyelenggaraan upacara penghormatan terakhir di ibu kota.

Pada Selasa (7/7/2026), Bandara Mehrabad Nanti akan kembali beroperasi secara normal, sementara Bandara Internasional Imam Khomeini masih Nanti akan tetap ditutup.

Pemerintah Iran Bahkan menyatakan bahwa pada 9 Juli, ruang udara di atas Kota Mashhad di timur laut Iran beserta operasional Bandara Internasional Shahid Hasheminejad Nanti akan dihentikan sepenuhnya selama berlangsungnya upacara puncak pemakaman.

Penerbangan di wilayah lain di Iran Nanti akan tetap berjalan normal pada 7- 8 Juli, kecuali di Mashhad pada hari terakhir rangkaian prosesi.

Khamenei gugur dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel terhadap Iran pada 28 Februari. Serangan tersebut memicu Konflik Bersenjata yang berlangsung selama beberapa pekan dan Mengoptimalkan ketegangan di kawasan.

Rangkaian upacara pemakaman secara resmi dimulai pada Jumat, dengan dihadiri para pemimpin negara dan Perwakilan resmi dari berbagai negara di kawasan maupun luar kawasan untuk Menyediakan penghormatan terakhir kepada pemimpin tertinggi Iran tersebut.

 


Loading…


sumber : ANTARA


Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA