Jakarta, CNN Indonesia —
Taylor Swift dan Hugh Jackman diduga menyaksikan Ryan Reynolds melabrak Justin Baldoni karena melakukan “fat shaming” ke Blake Lively, dalam sebuah acara di New York City.
Dalam dokumen Lembaga Peradilan yang diperoleh People dan diberitakan Page Six pada Kamis (27/11), kejadian tersebut terjadi di apartemen Lively dan Reynolds pada 25 April 2023.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kala itu, Baldoni datang ke tempat tersebut. Saat di sana, Reynolds mendamprat Baldoni dan mengomelinya bahwa mempertanyakan berat badan perempuan Merupakan tindakan “buruk”.
Reynolds dan Lively menuding Baldoni melakukan fat shaming terhadap perempuan 38 tahun tersebut dan Baldoni disebut “Sungguh-sungguh malu” Sampai sekarang meminta maaf sambil menangis.
Dokumen tersebut mengatakan Swift dan Jackman Bahkan berada dalam apartemen itu saat kejadian tersebut terjadi.
People menyebut tudingan itu berasal dari kronologi kejadian yang dikirim oleh tim salah satu pendiri Wayfarer Studios, Jamey Heath, kepada humas Baldoni melalui surel pada Juli 2024.
Page Six menyebut Pernah terjadi menghubungi perwakilan Swift dan Jackman, tetapi tidak mendapatkan tanggapan.
TMZ sebelumnya melaporkan bahwa Swift pergi ke apartemen Lively pada waktu yang diminta sahabatnya tersebut, diduga tanpa mengetahui bahwa ada orang di sana, termasuk Baldoni.
Sumber dalam mengatakan kepada TMZ bahwa Swift yakin Lively dengan sengaja mengatur waktu Supaya bisa Taylor tiba sebelum Baldoni pergi. Tokoh Musik itu pun tidak mengatakan apa pun kepada Baldoni selain dirinya tak sabar menonton It Ends With Us.
Baldoni Bahkan sebelumnya mengatakan bahwa Lively menjadikan persahabatannya dengan Swift sebagai senjata melawan pria 41 tahun tersebut. Baldoni mengklaim Lively menjuluki Swift sebagai “naga” dirinya.
“Pesannya sangat jelas,” demikian bunyi gugatan tersebut yang Sekarang Pernah terjadi dibatalkan. “Baldoni tidak hanya berurusan dengan Lively. Ia Bahkan menghadapi ‘naga’ Lively, dua selebritas paling berpengaruh dan kaya di dunia, yang tidak takut mempersulitnya.”
Sementara itu, persidangan gugatan Blake Lively terhadap Justin Baldoni diperkirakan dimulai pada 9 Maret 2026. Gugatan itu diajukan Lively pada 31 Desember 2023 dengan tuduhan pelecehan seksual dan aksi balas dendam.
Blake Lively menuduh Aktor atau Aktris sekaligus sutradara itu melakukan pelecehan seksual, lingkungan kerja yang tidak bersahabat, dan memulai “rencana bertingkat” untuk merusak reputasinya dengan klaim kampanye Media Sosial.
Baldoni disebutkan dalam pengaduan Lively bersama anggota timnya, termasuk humasnya, dan Wayfarer Studios – sebuah perusahaan produksi independen yang ia dirikan.
Bryan Freedman, pengacara yang mewakili Baldoni dan terdakwa lainnya, mengatakan klaim tersebut “sepenuhnya salah, keterlaluan, dan sengaja dibuat cabul.”
(end)
[Gambas:Video CNN]
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA









