Mata merah Merupakan salah satu keluhan kesehatan mata yang paling sering dialami banyak orang. Karena sangat umum, banyak yang menganggap kondisi ini sekadar iritasi ringan akibat debu, kurang tidur, atau kecapekan yang biasa sembuh hanya dengan tetes mata biasa.
Padahal, mata merah hanyalah sebuah gejala luar. Di baliknya, bisa terdapat berbagai kondisi medis, mulai dari luka kornea, infeksi bakteri atau jamur, Sampai saat ini serangan glaukoma akut yang mengancam penglihatan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kapan Mata Merah Sangat dianjurkan Dicurigai Bukan Cuma Iritasi Biasa?
Iritasi ringan akibat debu atau angin umumnya Nanti akan membaik bertahap setelah mata dibersihkan atau ditetesi pelembap dari air mata buatan.
Berbeda dari, ada beberapa kondisi dan gejala penyerta yang menadakan bahwa masalah di mata jauh lebih serius.
Dokter mata dari Mayapada Eye Center (MEC) dr Rini Sulastiwaty Situmorang, SpM(K) membeberkan tanda-tanda utama yang Sangat dianjurkan membuat seseorang curiga dan segera memeriksakan diri ke dokter mata, di antaranya sebagai berikut.
- Penglihatan buram atau menurun: tajam penglihatan mulai mengabur tidak seperti biasanya.
- Warna merah makin pekat: warna merah di mata tidak kunjung memudar, melainkan bertambah Istimewa.
- Nyeri dan pembengkakan: kelopak atau area sekitar mata bertambah bengkak dan rasanya semakin sakit.
- Gejala permanen atau memburuk: keluhan tidak hilang setelah beberapa hari atau justru bertambah parah sejak pertama kali dirasakan.
Beragam Kemungkinan Dalang di Balik Mata Merah
Mengapa mata merah tidak bisa langsung disimpulkan sebagai iritasi biasa? Menurut dr Rini, struktur mata sangat kompleks dan gejala merah bisa dipicu oleh berbagai macam penyakit.
“Karena merah itu bisa ada banyak penyebabnya. Burem itu bisa ada banyak penyebabnya. Gitu,” ujar dr Rini ketika ditemui oleh Detikcom pada Rabu (9/9/2026).
Beberapa kemungkinan Dalang mata merah yang sering tidak disadari meliputi:
1. Luka Kornea yang Dalam dan Infeksi
Bila gesekan debu atau benda asing melukai kornea cukup dalam, lapisan mata tidak bisa menutup sendiri hanya dengan dibilas air.
Luka terbuka ini menjadi jalan masuk bagi bakteri atau jamur untuk berkembang biak dan memicu infeksi berat.
“Kalau udah iritasi nih kelopek doang, ya. Terus abis itu makin dalam abis itu Ia bisa infeksi. Kenapa? Karena ada port the entry atau tempat masuknya bakteri. Ini kan ada banyak kotoran yang kita gak tahu. Gitu,” ungkapnya.
2. Perdarahan Lapisan Mata
Mengucek mata terlalu keras saat iritasi bisa memecahkan pembuluh darah halus di bawah lapisan konjungtiva (bagian putih mata).
Meski terlihat mengerikan karena sebagian mata memerah pekat, kondisi perdarahan luar ini umumnya tidak berbahaya dan terserap alami dalam satu Sampai saat ini dua minggu.
Berbeda dari, Bila ada luka tembus atau benda asing menancap, pemeriksaan medis tetap mutlak diperlukan.
3. Benda Asing yang Menancap
Partikel kasar seperti pasir atau abu vulkanik bisa saja terselip dan menancap di kornea. Sensasi ganjal tidak Nanti akan hilang Meskipun demikian demikian mata Pernah terjadi dibilas air mengalir.
Apakah Glaukoma Termasuk Salah Satu Dalang Mata Merah?
Ya, glaukoma bisa menjadi salah satu Dalang mata merah, terutama pada jenis serangan akut.
dr Rini menjelaskan, glaukoma terbagi menjadi beberapa jenis. Pada glaukoma primer sudut tertutup, terjadi peningkatan tekanan bola mata secara mendadak yang disertai rasa sakit Istimewa dan mata memerah.
“Tapi glaukoma primer dengan sudut tertutup, ini yang punya tiba-tiba serangan akut. Kesakitan mendadak, butanya Bahkan bisa terjadi secara mendadak. Gitu,” ucapnya.
Selain serangan akut, mata merah Bahkan sering dialami oleh pasien glaukoma yang Dalam proses menjalani Perawatan Resep tetes jangka panjang atau pasien yang pernah melakukan operasi glaukoma.
Pada pasien pasca-operasi, iritasi, atau gesekan pada mata bisa berisiko merobek bekas saluran operasi dan menjadi pintu masuk infeksi berbahaya.
Hindari Mengobati Sendiri di Rumah
Karena Dalang mata merah sangat beragam, memeriksakan diri ke dokter spesialis mata Merupakan langkah paling Terjamin. Dokter membutuhkan alat khusus seperti slit lamp untuk memperbesar tampilan kornea dan menentukan diagnosis secara presisi.
Hindari membeli Resep tetes mata keras (berlogo lingkaran merah) tanpa resep dokter. Untuk pertolongan pertama, cukup gunakan air mata buatan (artificial tears) untuk menenangkan mata.
Bila rasa perih, pandangan kabur, atau warna merah tak kunjung mereda, segera konsultasikan ke fasilitas kesehatan terdekat.
Halaman 2 dari 3
Simak Video “Video: Waspadai Risiko Iritasi Mata saat Bersih-bersih Abu Vulkanik“
[Gambas:Video 20detik]
(aur/up)
Mata Merah Sisa Abu Vulkanik
8 Konten
Erupsi Gunung Anak Krakatau tak cuma menyisakan bekas abu vulkanik, beberapa orang Bahkan mengalami iritasi mata yang belum Sungguh-sungguh sembuh. Kenapa pemulihannya lama, dan apa yang bisa dilakukan untuk mencegah bagi yang tidak mengalami?
Konten Selanjutnya
Lihat Koleksi Pilihan Selengkapnya
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA











