Bisnis  

Harga Minyak Bakal Cetak Catatan Unggul Kenaikan Mingguan, Eskalasi Konflik Bersenjata Iran Bikin Panik

loading…

Reli harga minyak mentah mencatatkan kenaikan mingguan kedua secara beruntun akibat eskalasi risiko pasokan di Timur Tengah yang melampaui efek intervensi pelepasan cadangan darurat internasional. Foto/Dok

JAKARTA – Pasar minyak global menutup pekan ini dengan lonjakan tajam. Reli harga minyak mentah mencatatkan kenaikan mingguan kedua secara beruntun akibat eskalasi risiko pasokan di Timur Tengah yang melampaui efek intervensi pelepasan cadangan darurat internasional.

Di tengah kecemasan krisis pasokan, harga minyak acuan AS West Texas Intermediate (WTI) diperdagangkan melompat mendekati level USD98 per barel usai melonjak 3% pada Kamis (15/10) kemarin. Sementara itu minyak acuan global Brent bertahan kokoh menetap di kisaran USD106 per barel.

Ketidakpastian terhadap pemulihan arus minyak fisik dari Teluk Persia melonjak drastis setelah Komando Pusat AS (US Central Command) mengonfirmasi pada Kamis bahwa sebuah kapal Kontainer yang tenggelam di Selat Hormuz pekan ini dipastikan akibat hantaman proyektil militer Iran.

Ketegangan ini memicu lembaga konsultan risiko Eurasia Group merevisi naik probabilitas eskalasi militer AS-Iran secara signifikan. Baca Bahkan: Selat Hormuz Mencekam, Iran Serang 6 Kapal Tanker dalam Sehari

“Konflik ini sangat Kemungkinan mengalami eskalasi. Status quo kebuntuan militer Saat ini Bahkan Bahkan Sebelumnya tidak dapat lagi dipertahankan bagi Amerika Serikat,” tulis analis Eurasia Group, yang mengerek peluang intensifikasi Konflik Bersenjata dari 35% menjadi 65%.

Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA