Sepuluh Hal yang Wajib Diketahui tentang iPhone Duo, Ponsel Lipat Pertama Apple

loading…

Perombakan desain terbesar iPhone sejak iPhone X pada 2017, dijual mulai Rp35,58 juta. Foto: Apple

CUPERTINO – Apple meluncurkan ponsel lipat pertamanya, iPhone Duo, dalam acara “Surprise and Shine” di Steve Jobs Theater, Cupertino, California, Amerika Serikat, Rabu (9/9/2026). Peluncuran tersebut menandai perombakan terbesar lini iPhone sejak iPhone X pada 2017.

Acara berdurasi sekitar 80 menit itu sekaligus menjadi panggung perdana John Ternus sebagai Chief Executive Officer Apple. Ternus menggantikan Tim Cook, yang menyerahkan jabatan pada 1 September 2026.

iPhone merupakan penopang utama pendapatan Apple. Pada tahun fiskal terakhir, lini tersebut membukukan pendapatan USD209,6 miliar atau sekitar Rp3.730,88 triliun, atau sedikit di atas separuh total penjualan perusahaan.

Berikut sepuluh hal yang Wajib diketahui mengenai iPhone Duo.

 1.⁠ ⁠Berbentuk paspor dengan dua layar

iPhone Duo berbentuk dan berukuran menyerupai paspor dengan tepi membulat. Perangkat itu terbuka seperti buku dan menampilkan layar dalam berukuran 7,6 inci atau 19 sentimeter secara diagonal. Layar tersebut merupakan yang terbesar sepanjang sejarah iPhone.

Dalam kondisi terlipat, pengguna menggunakan layar luar berukuran 5,4 inci. Kepala Pemasaran Apple Greg Joswiak menyatakan, luas area layar luar tersebut mencapai 90 persen dari layar iPhone 18 Pro.

Kedua layar memiliki rasio aspek 1:1,4 dengan tingkat kecerahan puncak 3.000 nits di luar ruangan dan 1.600 nits untuk konten HDR. Layar dalam menggunakan permukaan nano-texture yang, menurut Apple, mengurangi risiko goresan sekaligus menyamarkan garis lipatan.

“Perangkat ini sepenuhnya baru dan pada saat yang sama terasa sangat akrab. Berukuran serupa paspor, perangkat ini nyaman digenggam dan digunakan dengan satu tangan,” kata Ternus.

 2.⁠ ⁠Bodi titanium, tertipis saat terbuka

Apple menyatakan iPhone Duo merupakan iPhone tertipis yang pernah dibuat perusahaan itu ketika dalam kondisi terbuka, Dengan kata lain 5,2 milimeter. Dalam kondisi terlipat, ketebalannya menjadi 11,3 milimeter dengan bobot 254 gram.

Rangka perangkat menggunakan titanium. Bagian punggung dilapisi Ceramic Shield, sedangkan kaca layar luar memakai lapisan antigores Ceramic Shield 2. Perangkat ini mengantongi sertifikasi ketahanan air dan debu IP68, yang masih tergolong jarang pada ponsel lipat.

Meski demikian, Reuters mencatat, ketebalan iPhone Duo masih di atas Sebanyaknya ponsel lipat buatan produsen China.

 3.⁠ ⁠Face ID ditinggalkan, kembali ke sidik jari

iPhone Duo tidak lagi menggunakan sistem pengenalan wajah Face ID yang menjadi standar iPhone sejak 2017. Sebagai gantinya, Apple menanamkan sensor sidik jari Touch ID pada tombol samping perangkat.

Apple Bahkan meniadakan tombol Action yang dapat disesuaikan pengguna. Justru, tombol Camera Control untuk membuka aplikasi kamera dan mengatur Sebanyaknya pengaturan, termasuk perbesaran, tetap dipertahankan.

 4.⁠ ⁠Ditenagai chip A20 Pro berproses 2 nanometer

Perangkat ini menggunakan chip A20 Pro, yang Bahkan dipakai iPhone 18 Pro. Chip tersebut dibangun dengan proses fabrikasi 2 nanometer dan dipadukan dengan sistem pendingin vapor chamber.

Menurut Apple, kombinasi tersebut dirancang untuk Memanfaatkan performa kecerdasan buatan (AI) di perangkat, pemrosesan grafis, dan efisiensi daya. Apple mengklaim peningkatan performa mencapai 35 persen dibandingkan iPhone 17 Pro.

 5.⁠ ⁠Modem C2 mengurangi ketergantungan pada Qualcomm

iPhone Duo menggunakan modem C2, modem generasi kedua yang dirancang sendiri oleh Apple. Langkah tersebut memperkecil ketergantungan perusahaan pada Qualcomm, pemimpin pasar modem seluler.

“Dengan pendekatan yang terintegrasi penuh, modem ini dioptimalkan untuk memperbaiki pengalaman pengguna sehari-hari, termasuk menggunakan algoritma AI untuk Memanfaatkan keandalan seluler, seperti menyambung kembali lebih Mudah di area dengan cakupan lemah,” kata Chief Hardware Officer Apple Johny Srouji dalam video keynote.

Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA

Exit mobile version