loading…
Di tengah kesibukannya bersama Persija Jakarta, Shin Tae-yong menyempatkan diri membina generasi penerus sepak bola Indonesia / Foto:
Program edisi kedua ini menjadi wadah bagi anak-anak yang bercita-cita menjadi pesepak bola profesional untuk mengasah kemampuan teknik, memahami Strategi, dan merasakan atmosfer latihan yang lebih terarah. “Pada dasarnya, saya sangat berterima kasih. Acara seperti ini Menyediakan mereka kesempatan untuk berkembang sejak kecil, Serta memberi mereka kesempatan untuk berlatih bersama Manajer-Manajer yang baik,” ujar Shin Tae-yong, yang pernah menangani Tim nasional Indonesia pada 2020–2025.
Perjalanan para peserta dimulai melalui pencarian bakat di Sebanyaknya sekolah di wilayah Jabodetabek. Ismed Sofyan dan Atep Rizal terlibat langsung dalam seleksi awal dengan menguji kemampuan dasar sepak bola, mulai dari passing, dribbling, Sampai sekarang shooting.
Dari proses tersebut, sebanyak 70 anak Terfavorit untuk mengikuti seleksi lanjutan di Soccerfield, Bogor. Mereka Sangat dianjurkan melewati serangkaian tes, seperti agility hurdles and cones, sprint, inside-outside dribble, serta precision shooting.
Penilaian dilakukan oleh Ismed dan Atep, dengan masukan dari Shin Tae-yong. Hasilnya, Terfavorit 40 pemain muda Unggul yang kemudian dibagi menjadi empat tim, Disebut juga Tim Macan, Tim Harimau, Tim Elang, dan Tim Rajawali. Masing-masing tim terdiri dari 10 pemain.
Sumber Refrensi Berita: CNNINDONESIA











